MAKALAH PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA
Disusun Oleh :
ARUL MAULANA
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN SERANG
SPM NEGERI 1 CIOMAS
Jln.
Raya Pasar Ciomas 42164
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
SISTEM
TRANSPORTASI/ PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA
Transportasi
ialah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan ke seluruh tubuh dan
pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh.
Alat transportasi pada manusia terutama adalah darah. Di dalam tubuh darah beredar dengan bantuan alat peredaran darah yaitu jantung dan pembuluh darah.
Alat transportasi pada manusia terutama adalah darah. Di dalam tubuh darah beredar dengan bantuan alat peredaran darah yaitu jantung dan pembuluh darah.
1.2 TUJUAN
1. Memahami System Peredaran Darah Pada Manusia.
2. Mengetahui Perberbedaan Antara Pembuluh Darah
Arteri Dan Vena Berdasarkan Kecepatan Aliran Darahnya.
BAB II
PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA
DEFINISI
Jantung
merupakan suatu organ otot berongga yang terletak di pusat dada. Bagian kanan
dan kiri jantung masing masing memiliki ruang sebelah atas (atrium) yang
mengumpulkan darah dan ruang sebelah bawah (ventrikel) yang mengeluarkan darah.
Agar darah hanya mengalir dalam satu arah, maka ventrikel memiliki satu katup
pada jalan masuk dan satu katup pada jalan keluar.
FUNGSI
JANTUNG
Fungsi
utama jantung adalah menyediakan oksigen ke seluruh tubuh dan membersihkan
tubuh dari hasil metabolisme (karbondioksida). Jantung melaksanakan fungsi
tersebut dengan mengumpulkan darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh
dan memompanya ke dalam paru-paru, dimana darah akan mengambil oksigen dan
membuang karbondioksida; jantung kemudian mengumpulkan darah yang kaya oksigen
dari paru-paru dan memompanya ke jaringan di seluruh tubuh.
Pada
saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut
diastol); selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang
jantung disebut sistol). Kedua atrium mengendur dan berkontraksi secara
bersamaan, dan kedua ventrikel juga mengendur dan berkontraksi secara
bersamaan.
Darah
yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida dari seluruh tubuh
mengalir melalui 2 vena besar (vena kava) menuju ke dalam atrium kanan. Setelah
atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan.
Darah
dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis,
menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil
(kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen dan
melepaskan karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan.
Darah
yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri.
Peredaran darah diantara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri
disebut sirkulasi pulmoner.
Darah
dalam atrium kiri akan didorong ke dalam ventrikel kiri, yang selanjutnya akan
memompa darah yang kaya akan oksigen ini melewati katup aorta masuk ke dalam
aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disediakan untuk
seluruh tubuh, kecuali paru-paru.
Jantung mempunyai empat ruang yang terbagi
sempurna yaitu dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel) dan
terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas diafragma. Jantung
terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari 2 Lembar
:
a. lamina panistalis di sebelah luar
b. lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung
a. lamina panistalis di sebelah luar
b. lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung
Jantung memiliki
katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang terdapat di
antara serambi dan bilik jantung yang berfungsi mencegah aliran dari bilik
keserambi selama sistol dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis)
yang berfungsi mencegah aliran balik dari aorta dan
arteri pulmonalis kiri ke bilik selama diastole.
Di dekat sel/jaringan
terdapat suatu susunan kapiler yang merupakan ‘ujung’ dari
arteri/vena. Di kapiler ini terjadi pertukaran cairan, zat makanan, elektrolit,
hormon dan bahan lainnya dari pembuluh darah ke jaringan/sel dan sebaliknya
dari jaringan/sel ke pembuluh darah.
Untuk
menyesuaikan dengan keadaan tubuh, pembuluh darah dapat melebar dan menyempit
yang biasa disebut dengan dilatasi (melebar) dan konstriksi (menyempit). Hal
ini dapat terjadi Karena pada lapisan dinding pembuluh darah terdapat otot yang
dapat berkontraksi dan ber-relaksasi.
Sistem
saraf otonom mengatur pola peredaran darah. Pengaturan ini tidak dikendalikan
oleh keinginan kita melainkan dapat berjalan secara otomatis sesuai dengan
keadaan dan kebutuhan tubuh. Tekanan darah, kecepatan aliran darah dan jumlah
denyut jantung per menit dapat diatur oleh sistem ini.
Zat
kimia lain seperti hormon dan beberapa obat dapat mengatur peredaran darah.
Misalnya adrenalin dapat meningkatkan denyut jantung. Contoh lainnya adalah
kafein dalam kopi selain merangsang saraf pusat juga dapat meningkatkan denyut
jantung.
PEMBULUH DARAH
Macam-Macam Pembuluh Darah:
1. Arteri (pembuluh darah
nadi), yaitu pembuluh darah yang membawa darah keluar dari jantung.
Terdiri dari:
a. Arteri pulmonalis
Merupakan pembuluh nadi yang membawa darah menuju paru-paru
b. Aorta
Merupakan pembuluh darah besar yang membawa darah menuju seluruh
Terdiri dari:
a. Arteri pulmonalis
Merupakan pembuluh nadi yang membawa darah menuju paru-paru
b. Aorta
Merupakan pembuluh darah besar yang membawa darah menuju seluruh
tubuh
Pada pangkal batang nadi terdapat klep berbentuk
bulan sabit (Valvula
semilunaris) yang berfungsi untuk menjaga aliran darah agar
tetap searah
2. Vena (pembuluh darah
balik), yaitu Pembuluh Darah yang Membawa Darah menuju ke Jantung.
a. Vena Pulmonalis
yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari paru-paru menuju ke
a. Vena Pulmonalis
yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari paru-paru menuju ke
Jantung
c. Vena Cava Inferior
pembuluh darah yang membawa darah dari bagian bawah tubuh menuju
pembuluh darah yang membawa darah dari bagian bawah tubuh menuju
jantung.
c. Vena cava superior
Yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari bagian atas tubuh menuju
Yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari bagian atas tubuh menuju
ke jantung
3. pembuluh darah kapiler
a. Venule
Pembuluh darah kapiler dari vena
b. Arteriole
Pembuluh darah kapiler dari arteri
a. Venule
Pembuluh darah kapiler dari vena
b. Arteriole
Pembuluh darah kapiler dari arteri
Peredarah Darah Tertutup
Peredaran darah yang terjadi dimana darah mengalir hanya melalui pembuluh darah, tanpa pernah langsung menembus sel-sel atau jaringan tubuh.
Peredaran darah yang terjadi dimana darah mengalir hanya melalui pembuluh darah, tanpa pernah langsung menembus sel-sel atau jaringan tubuh.
Peredaran Darah Ganda
Sistem peredaran darah manusia disebut
sistem peredaran darah ganda, sebab sekali darah berdar melintasi jantung
sebanyak dua kali.
Sistem peredaran ini dibedakan menjadi:
Sistem peredaran darah kecil (sistem peredaran paru-paru)
Merupakan sistem peredaran yang membawa darah dari jantung ke paru-paru kembali lagi ke jantung. Pada peristiwa ini terjadi difusi gas di paru-paru, yang mengubah darah yang banyak mengandung CO2 dari jantung menjadi O2 setelah keluar dari paru-paru.
Sistem peredaran ini dibedakan menjadi:
Sistem peredaran darah kecil (sistem peredaran paru-paru)
Merupakan sistem peredaran yang membawa darah dari jantung ke paru-paru kembali lagi ke jantung. Pada peristiwa ini terjadi difusi gas di paru-paru, yang mengubah darah yang banyak mengandung CO2 dari jantung menjadi O2 setelah keluar dari paru-paru.
Mekanisme Aliran Darah Sebagai Berikut:
Ventrikel kanan jantung –> Arteri pulmonalis –> paru-paru –> vena pulmonalis — atrium kiri jantung
Sumber : http://debiputry.wordpress.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar